SEPERTI DONGENG

2010
09.16

Nama: Andrini Ekadiah P.

NRP: G24100079

Laskar: 15

Kisah inspirasi kedua dariku :)…

Kisah inspirasi yang manis ini kudapat dari seorang teman. Kisah dengan bumbu romantis dan segenap kebetulan akan kuceritakan kepada kalian.

Kisah ini bermula saat seorang temanku –selanjutnya dengan I- yang saat itu sedang mengikuti jambore. Seorang pemuda –selanjutnya disebut F- , yang juga mengikuti jambore, tanpa sengaja melihat I. Pada waktu itu, pemuda ini hanya tahu wajah I tanpa tahu nama dan asalnya. Pemuda ini pun tak mencari tahu tentang I pada saat itu. Ia hanya kenal wajah I.

Di waktu lain, I sedang mengikuti lomba di daerah asal pemuda itu. Dan salah pemuda dari tim lawannya, mengajak berkenalan. Yah, sekedar beri nama dan asal. Serta tak lupa meminta nomor telepon genggamnya.

Dan kebetulan pemuda itu adalah teman F. Tanpa tahu-menahu, ia berikan nomor telepon genggam I kepada F. F yang saat itu tidak tahu nama dari hanya menerima saja.

Suatu ketika, F mencoba menghubungi I. Dengan hanya berbekal nomor telepon genggam dari temannya.

Pada awalnya, I menanggapi dengan cuek. Karena tidak tahu siapa yang menghubunginya itu. Tapi lama kelamaan, mereka menjadi akrab. Walau tanpa tahu bagaimana rupa dari lawan mereka bercerita. Dan keakraban itu berlanjut hingga mereka dihubungkan dengan tali kasih. Saling memanggil nama sayang, dan sebagainya.

Hingga beberapa bulan kemudian, mereka memutuskan untuk bertemu. Saat F melihat wajah I, ia teringat akan gadis yang ia temukan pada saat jambore. Dan saat itu juga dia menyadari kalau I adalah gadis yang ia temukan. Ia ceritakan itu kepada I. I antara percaya dan tidak dari cerita itu.

Ceritanya seperti khayalan. Berhubungan dengan seorang pemuda yang tanpa mengenal wajahnya. Yang ternyata pemuda itu telah melihatmu jauh sebelum kau berbincang atau berkenalan langsung dengannya.

Pada saat itu, mereka berkenalan ulang dengan yang semestinya.

Tapi sesuatu yang awalnya manis, belum tentu berakhir manis. Semua tergantung dari takdir yang diberikan-Nya kepada kita. Jodoh atau bukan itu tergantung pada-Nya.

Aku yang mendengar kisah ini juga antara percaya dan tidak. Kisahnya seperti dongeng pengantar tidur. Tapi benar tidaknya, hanya mereka dan Pencipta lah yang tahu.

Entah ini sebuah kisah inspirasi atau bukan. Tergantung dari anda yang membacanya menganggap kisah ini apa. Aku hanya ingin mengisahkan kisah manis ini kepada kalian.

SELALU JADI…

2010
09.16

Nama: Andrini Ekadiah P

NRP: G24100079

Laskar: 15

Kisah inspirasi pertama dariku :)…

Mungkin seseorang akan berusaha lebih giat apabila telah mengalami kegagalan sebelumnya. Apalagi ditambahkan tekad tanpa putus asa. Mungkin sesuatu yang gagal sebelumnya bisa dijadikan pengalaman, agar menjadi yang lebih baik.

Kisah yang ini mungkin biasa dialami oleh para siswa. Entah SD, SMP, SMA, atau mungkin Mahasiswa. Tapi mungkin bisa dijadikan motivasi bagi aku dan orang-orang yang membacanya. Ya, mendapat nilai jelek.

Nilai yang pertama kali membuat aku kaget, terheran-heran adalah nilai saat di kelas 2 SMP. Mungkin saat itu masa-masa malesnya anak SMP. Tapi itu benar-benar membuatku merasa bingung, kok bisa? Padahal waktu SD sampai dengan kelas 1 SMP belum pernah aku mendapat nilai seburuk itu. Tapi karena memang masa-masanya males, saat itu aku cuek aja dengan nilai itu. Toh, yang penting naik kelas. Dan itu terus berulang. Sampai di kelas 3 SMP.

Saat itu terbayang-bayang pertama kali mendapat nilai buruk. Kalau sedang diam, kadang teringat lagi nilai itu.

Tapi masa males-malesnya sudah habis. Sekarang harus lebih giat agar mendapatkan nilai UN yang memuaskan. Agar bisa dapat di Sekolah yang diinginkan.

Dengan teringat nilai itu aku berusaha supaya tidak mendapat nilai seburuk itu. Hingga nilai UN keluar, aku mendapat yang terbaik dari hasil kerja kerasku.

Tapi mendapat nilai buruk tidak hanya memberi motivasi, tapi juga dapat mempertahan mental saat-saat setelahnya. Seperti kemarin, saat nilai UTS Matrikulasi keluar. Lagi-lagi nilai mendapat nilai yang tidak memuaskan. Mungkin orang yang tek pernah ‘jatuh’ akan merasa sedikit depresi. Tapi orang yang pernah ‘jatuh’, akan terlihat lebih tegar dibandingkan yang belum pernah.

Asal ada tekad tanpa putus asa, orang yang pernah ‘jatuh’ akan mencoba ‘berdiri’ dengan kemampuannya. Dan akan mendapat hasil yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Mungkin hanya itu dari kisahku. Mudah-mudahan dapat mengingatkan kita semua..